:::: MENU ::::

Minggu, 04 Juli 2021


Untuk membuat aquascape tentu kita menggunakan tanaman-tanaman yang berhabitat asli tanaman air. Namun, ada beberapa tanaman darat yang bisa di adaptasi menjadi tanaman yang bisa tumbuh dalam air atau memang bisa tumbuh di darat atau di air.

Membuat aquascape itu tidak mudah. Minimal kita juga harus mengerti tentang dasar-dasar karakter tanaman agar berhasil. Jika pengetahuan tentang tanaman untuk di masukan kedalam aquascape masih terlalu sedikit, kami sarankan pelajari atau cari tau terlebih dahulu tentang karakter-karakter tanaman yang bisa di masukan dalam aquascape. Pengetahuan yang minim akan membuat kita gagal membangun aquascape. Kegagalan akan mengakibatkan kita rugi biaya, waktu, tenaga, dan perasaan.

Tanaman aquascape mati adalah salah satu kegagalan dalam membangun aquascape. Dari hasil riset yang kami lakukan ada beberapa faktor yang membuat tanaman aquascape mati, kamu bisa simak di bawah ini :

*) Niat Membuat Aquascape Kurang (*
Aquascape membutuhkan perhatian khusus dan keseriusan yang tinggi. Apalagi proses menanam tumbuhan air itu cukup sulit dilakukan dan pertumbuhannya pun lambat sekali. Kita harus benar-benar serius dalam merawat tanaman aquascape.

*) Proses Menanam Kurang Benar (*
Proses penanaman tumbuhan aquascape yang telah kita lakukan sebelumnya mungkin kurang benar. Akibatnya tanaman tersebut menjadi tidak bisa tumbuh dengan sempurna. Biasanya orang awam main asal tancap saja tanaman aquascape yang mempunyai akar ke dalam substrate, sehingga mengakibatkan akarnya sulit tumbuh ataupun, asal menempelkan tanaman ke hardscape untuk karakter tanaman yang menempel pada bebatuan atau akar-akaran.

*) Tidak Dipasang Lampu (*
Aquascape wajib dilengkapi lampu. Lampu ini bisa menggantikan peranan sinar matahari untuk mendukung tanaman agar dapat melakukan proses fotosintesis. Pilih lampu yang berjenis LED, TL, dan PL. Hindari penggunaan lampu berwarna-warni sebab tidak akan mendukung kehidupan tanaman.

*) Lampu Terus Menyala (*
Maksud kita mungkin baik menyalakan lampu selama 24 jam agar pemandangan di aquascape tersebut tetap dapat dinikmati. Tetapi tanaman pun butuh istirahat pada malam hari. Menyalakan lampu terus-menerus mengakibatkan tanaman selalu aktif sehingga bisa mati karena stres.


*) Salah Menggunakan Filter Air (*
Menggunakan filter yang bisa menciptakan buih-buih air atau gelembung yang banyak memang baik untuk ikan, tetapi tidak bagi tanaman karena dapat mengurangi kadar CO2 terlarut di dalam air. Dan jika, sistem filter yang kita gunakan kurang baik, itu bisa merusak suply nutrisi dan Co2.

*) Kurangnya Co2 (*
Sama seperti kasus di atas, pada hakikatnya tanaman air membutuhkan CO2 yang cukup untuk dapat melakukan fotosintesis. Namun di sisi lain ikan juga perlu oksigen. Kesalahan yang fatal adalah memakai bantuan mesin aerator karena, jika kadar CO2 terlarut di air terlalu banyak hilang, tanaman akan sulit tumbuh.

*) Salah Menggunakan Pupuk (*
Pupuk aquascape sangat bervariasi, memang intinya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tanaman aquascape namun, kita harus tau Tata Cara Penggunaan, Takaran dan Jenisnya. Jenis pupuk aquascape yaitu Pupuk Dasar, Pupuk Tancap dan Pupuk Cair. Fahami kegunaan dan manfaat dari beberapa jenis pupuk tersebut sebelum menggunakan, agar kita tidak salah menggunakan pupuk untuk merawat tanaman aquascape kita.

*) Suhu Air Tidak Sesuai (*
Tanaman air biasanya membutuhkan suhu air yang cukup sejuk dengan suhu berkisar antara 18-24 derajat celsius. Semakin sejuk suhu air, maka tanaman akan tumbuh kian subur. Apabila suhu air berada di atas 24 derajat celsius, pertumbuhan tanaman menjadi berkurang hingga kondisinya sekarat.

*) Salah Memilih Hardsacpe (*
Beberapa penghobi menambahkan Kayu, Batang, atau Akar ke dalam aquascape sebagai media tanam untuk jenis tanaman yang menempel dan juga untuk menciptakan kesan alami yang lebih kuat. Kita harus hati-hati ketika memilih Kayu, Batang, atau Akar. Sebab beberapa di antaranya mengandung getah yang dapat membahayakan ikan dan tanaman air.

*) Munculnya Hama (*
Tanaman air yang tidak mendapatkan perawatan pun bisa diserang oleh hama. Salah satunya adalah siput. Siput merupakan hama yang sangat berbahaya. Tanaman air koleksi kita bisa habis dimakan olehnya. Hindari memakai obat-obatan anti hama. Sebaiknya kita memakai fauna seperti ikan atau keong pemakan siput untuk mengatasinya.

*) Membiarkan Algae Tumbuh (*
Ada beberapa jenis algae yang bisa menjadi pelengkap hiasan tanaman dalam aquascape namun, jangan biarkan sampai tumbuh berlebihan karena, algae akan menghambat suply nutrisi ketanaman aquascape yang kita rawat.

Ulasan di atas mudah-mudahan bisa menjadi patokan atau acuan untuk bisa menjaga tanaman aquascape. Jika kamu membaca ulasan artikel ini dan, ada beberapa hal yang masih kurang, kami berharap kita bisa bertukar fikiran tentang penyebab tanaman aquascape mati melalui kolom komentar.

Sabtu, 26 Juni 2021


Saat menanam tanaman hias dalam ruangan atau indoor, ada beberapa gejala buruk sering terjadi. Jika tidak diamati dan dibereskan segera, dikhawatirkan akan dapat membuat tanaman hias yang dirawat cepat mati.

Hal pertama yang dapat diamati pada tanaman hias dalam ruangan atau indoor yang mengalami gangguan adalah gejala buruk yang dapat dilihat mata. Lalu, amati kondisi disekelilingnya. Jika keseimbangan lingkungan tanaman hias tidak sesuai, gangguan yang disebabkan oleh Hama, Fungi, Bakteri dapat muncul, sehingga tanaman hias menjadi stres hingga mati.

Bagi kamu yang mungkin bingung mengamati gangguan gejala buruk apa yang terjadi pada tanaman hias yang kamu tanam dalam ruangan atau indoor, dibawah ini kami berikan informasinya.

**) Ujung Daun Hangus (**

**Penyebabnya : Kelebihan air dan pemupukan.

**Cara Penyembuhan : Mengurangi frekuensi penyiraman, pemupukan, dan jumlah air saat penyiraman.

**Cara Pencegahan : Periksa media tanam sebelum diberi air dan keperluan hara bagi tanaman, frekuensi pemupukan diperjarang.

**) Daun Tua Menguning (**

**Penyebabnya : Kekurangan unsur N. Akar tidak sehat dan mengalami busuk akar. Drainase buruk.

**Cara Penyembuhan : Aplikasikan pupuk NPK seimbang atau N lebih banyak. Tambahkan lubang pada pot sehingga air dapat leluasa keluar, ganti media tanam jika terlalu asam.

**Cara Pencegahan : Gunakan pupuk N seimbang dan gunakan pot tanaman dengan lubang air banyak, terutama pada level terendah pot.

**) Daun Muda Menguning (**

**Penyebabnya : Keasaman tanah tidak seimbang dan unsur mikro dalam tanah rendah.


**Cara Penyembuhan : Cek keasaman tanah dengan kertas lakmus, beri larutan kapur untuk menetralkan keasaman. Pemupukan dengan pupuk mikro lengkap, lihat label pada pupuk yang digunakan.

**Cara Pencegahan : Usahakan media tanam porous sehingga tidak menahan air terlalu lama, dan gunakan pupuk makro dan mikro yang tepat.

**) Bercak-bercak Pada Daun, Daun Cacat dan Menggulung (**

**Penyebabnya : Tanaman terjemur terik matahari. Kelebihan air saat penyiraman. Infeksi luka saat aplikasi bahan kimia dan perawatan.

**Cara Penyembuhan : Pindahkan tanaman ketempat yang agak teduh, beri air secukupnya. Keringkan luka dengan mengoleskan fungisida berbentuk salep.

**Cara Pencegahan : Hati-hati dalam aplikasi bahan kimia dan pupuk cair. Letakkan tanaman pada tempat yang sesuai intensitas cahaya mataharinya.

**) Daun Layu (**

**Penyebabnya : Tanaman stress, kesehatan akar buruk akibat penyiraman yang berlebihan dan jumlah lubang pot yang sedikit serta tanah terlalu padat dan terdapat bahan kimia yang membahayakan tanaman.

**Cara Penyembuhan : Pindahkan tanaman ke lingkungan tumbuh yang ideal. Perbanyak lubang pada pot dan tambahkan media dengan pasir malang agar porous atau menggantikannya dengan yang lebih porous dan hentikan pengunakan bahan kimia merugikan.

**Cara Pencegahan : Beri pupuk secara teratur, gunakan pot yang sesuai dengan rekomendasi jenis tanaman serta hati-hati menggunakan zat kimia pada tanaman.

**) Daun Gugur (**

**Penyebabnya : Mirip dengan penyebab daun layu, dan adanya perubahan mendadak antara suhu tinggi (panas) dan suhu rendah (dingin).

**Cara Penyembuhan : Perhatikan pergantian musim dan kelembapan di sekitar tanaman, perbaiki dengan mengalirkan udara (menggunakan fan), cek kesehatan akar dan perlakuakn media tanam agar porous.

**Cara Pencegahan : Letakkan tanaman pada tempat yang sesuai dengan lingkungan tumbuhnya, cermati perubahan musim dan kelembapan ruangan.

Bagi kamu yang mungkin menanam tanaman hias dalam ruangan atau indoor informasi diatas mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kamu. Jika kamu ingin bertukar fikiran tentang hal ini, kamu bisa tinggalkan komentar.

Rabu, 09 Juni 2021


Situs penyingkat tautan atau URL shortener ini memungkinkan kamu untuk memberikan tautan atau link URL yang mudah diingat dan dapat diketik pada kartu nama, iklan cetak, wawancara podcast, atau diletakan ke Biografi Profil situs web sosial media kamu.

Situs Penyingkat tautan atau URL Shortener ini juga dapat berguna untuk mempersingkat tautan link URL yang lebih panjang agar sesuai dengan batas karakter di media sosial, aplikasi perpesanan ataupun di platform digital lainnya. Contohnya media sosial twitter, secara otomatis mempersingkat tautan apa pun yang dibagikan dengan layanan pemendekan t.co-nya , sementara iMessage mengaburkan tautan apa pun di balik kartu pratinjau.

Keuntungan menggunakan Penyingkat tautan atau URL Shortener ini ;
  • Menghemat ruang dan membuat tautan panjang yang rumit terlihat ringkas dan mudah di ingat,
  • Mendapatkan pelacakan dan statistik pengunjung pada tautan link URL yang di singkat,
  • Bisa dimanfaatkan untuk melindungi tautan afiliasi dan link URL target,
  • Menghasilkan uang dengan tautan yang di singkat,
  • Tanpa kode captcha, sehingga mudah dilewati pengunjung ke tautan link URL yang dituju,
Untuk bisa menghasilkan uang online melalui situs penyingkat tautan atau URL shortener ini, kita cukup membuat tautan link URL pendek atau mempersingkat tautan link URL yang panjang. Setelah kita membuat, kita cukup membagikannya seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan diatas.

Jika ada pengunjung yang mengklik tautan link URL yang kita persingkat, sebuah halaman arahan pengunjung dengan sebuah tombol bertuliskan "I'm Human" akan ditampilkan ( Untuk melindungi dari robot ). Ketika tombol tersebut di klik, akan tampil sebuah iklan lalu halaman arahan berubah ke halaman tautan link URL yang kita persingkat.

Setelah penggunjung berhasil melewati halaman arahan untuk membuktikan bahwa mereka bukan robot, kita akan mendapatkan bayaran dari iklan yang di tampilkan. Kita bisa melihat jumlah penghasilan melalui halaman beranda akun kita di situs penyingkat tautan atau URL shortener ini.

Banyak manfaat yang akan kita dapat dari situs ini, selain bisa untuk melindungi tautan link URL yang kita singkat, melalui situs ini juga kita bisa menghasilkan uang secara online.


Untuk mempersingkat tautan link URL panjang melalui situs penyingkat tautan atau URL shortener ini, diharuskan membuat akun terlebih dahulu dengan mengklik tombol "Sign Up/Daftar". Jika kamu berminat bisa langsung Buat Tautan.

Selasa, 11 Mei 2021


Salah satu masalah yang paling menjengkelkan dalam merawat akuarium aquascape adalah munculnya lumut ganggang atau bisa di sebut juga algae.

Walaupun sebenarnya, dengan munculnya lumut ganggang atau algae ini justru menunjukkan tingkat kematuran ekosistem tank akuarium aquascape kita. Karena, lumut ganggang atau algae ini sebenarnya adalah salah satu bagian natural dari ekosistem air kita, jadi tidak berarti lumut ganggang atau algae itu selalu buruk karena lumut ganggang atau algae seperti tanaman air lain juga dapat mengkonsumsi nutrisi di air, mengurangi racun atau mengkonsumsi sampah organik dan menjadi bagian dari filter biologis dan sebenarnya juga bisa menjadi makanan buat anak-anak ikan.

Tapi jika lumut ganggang atau algae muncul dan di biarkan tumbuh lebih banyak dari tanaman aquascape kita, hal seperti ini bisa menghambat pertumbuhan tanaman aquascape tersebut.

Kemunculan lumut ganggang atau Algae juga bisa menjadi indikasi bahwa sebenarnya ada sesuatu yang tidak se imbang di dalam membuat akuarium aquascape dan harus perlu ada yang di perbaiki. Intinya salah satu penyebab masalah munculnya lumut ganggang atau algae terjadi ketika Proses Nitrogen berlebihan dan tidak dapat di kontrol dalam ekosistem akuarium aquascape. Ada tiga hal utama pemicunya yaitu Ammonia, Nitrite dan Nitrate. Jika salah satu meningkat dengan tiba-tiba maka lumut ganggang atau alga dapat menyerang. salah satu solusinya kurangi nitrogen dengan mengurangi Makanan Ikan, membatasi jumlah Fauna yang di pelihara , dan melakukan Penggatian Air (Water Change) lebih rutin.

Berikut ada beberapa macam-macam jenis lumut ganggang atau algae dalam akuarium aquascape dan cara mengatasinya :


** Lumut Ganggang Staghorn **
Lumut ganggang atau algae jenis ini tumbuh di helai daun atau di cabang-cabang daun yg keluar. Terlihat sedikit seperti tanduk rusa. Hitam ke abu-abuan kadang-kadang berwarna merah. Penyebabnya adalah kadar CO2 yg rendah atau sirkulasi air atau sistem filtrasi yang buruk. Berlebihan memberi makanan ikan jadi menimbun sisa makanan dan kotoran ikan yang terakumulasi juga bisa jadi pemicu, selain itu juga jarang melakukan penggantian air (Water Change).

Secara manual bisa diangkat benang-benang lumut ganggang atau algae ini dengan tangan, atau potek daun yang sudah parah terinfeksi. Penurunan level cahaya atau penyeimbangan juga dapat membantu. Beberapa jenis udang, dan Siamese Algae Eater (SAE) dapat mengkonsumsi lumut ganggang atau algae ini. Cek tingkat CO2 dan pastikan memiliki sirkulasi air yang baik. Kurangi pemberian makanan, Sifon atau bersihkan sisa-sisa makanan ikan dan kotoran. Kondisi terparah bisa diatasi dengan karbon organik.


** Lumut Ganggang Rhizoclonium **
Lumut ganggang atau algae ini berbentuk helai benang hijau atau kecoklatan halus yang lembut dan licin. Hampir sama dengan lumut ganggang atau algae staghorn penyebabnya kadar CO2 rendah dan sistem filtrasi yang buruk, dan kurangnya pemeliharaan.

Tingkatkan CO2 (2 bps) dan kurangi dosis nutrisi. Lakukan penggantian air atau WC (Water change) dengan air bersih 50%. Cara manual bisa dilakukan dengan menggunakan sikat gigi diputar bulu-bulu sikatnya ke lumut ganggang atau algae, lalu angkat. Untuk kasus yg parah sama seperti di atas, bisa di berikan karbon organik.


** Lumut Spot Ganggang Hijau (Green Spot Algae) **
Lumut ganggang atau algae ini berbentuk bintik melingkar hijau menempel keras pada kaca dan di daun yang pertumbuhannya lambat, sangat menggangu pemandangan.

Penyebabnya kadar fosfat yg rendah jadi pemicu. Selain itu juga, kadar CO2 yg rendah dan sistem filtrasi yang buruk dan durasi pencahayaan yg tidak terkontrol (overlight) bisa jadi pemicu munculnya lumut ganggang atau algae ini.


** Lumut Debu Ganggang Hijau (Green Dust Algae - GDA) **
Lumut ganggang atau algae ini cukup menjengkelkan karena berbentuk pola pada kaca sehingga menciptakan penampilan keruh di kaca. Kondisi terparahnya tank akan tertutup jadi penglihatan ke dalam tank akuarium aquascape jadi kabur . Penyebabnya Co2 rendah, nutrisi rendah dan biasanya terjadi pada setup awal .

Mudah dihapus dengan scraper kaca magnet atau kerok dengan pisau cutter. Lakukan penggantian air atau WC besar-besaran (90%).


** Lumut Ganggang Coklat (Brown Algae - DIATOM) **
Lumut ganggang atau algae ini berbentuk bercak coklat pada kaca, substrat dan tanaman. Penyebabnya karena silikat dan amoniak yg overpopulated dan substrat yg belum mature, kalau dilihat dari gejalanya sudah jelas algae ini numbuh biasanya di tank akuarium aquascape baru setup.

Bisa dikikis dan disedot keluar (Sifon) atau dihapus dari kaca dengan kain lembut. Cek Level nitrate dan fosfat Biasanya hilang setelah beberapa minggu ketika tangki telah mature. Pelihara ikan Otocinclus untuk fauna pemakan bibitnya.


** Lumut Ganggang Biru Hijau (Blue Green Algae - BGA) **
Sebenarnya bukan termasuk lumut ganggang atau algae yg sesungguhnya, tetapi semacam bakteri yang disebut cyanobacteria yang mampu berfotosintesis. Berbentuk seperti lendir warna biru atau tikar lendir hijau, mudah mengelupas tetapi tumbuh kembali lagi dengan sangat cepat. Yang bikin jengkel lagi, jenis ini bisa menimbulkan bau busuk di tank. Biasanya muncul di substrat , terutama di sepanjang kaca depan di mana paling banyak menerima cahaya. Penyebabnya adalah kadar nitrat yang sangat rendah, sehingga memicu tumbuh di substrat apalagi bagian depan yg terkena cahaya paling kuat cepat sekali menyebarnya. Substrat kotor dan filter yg kurang terawat mengakibatkan sirkulasi air yang buruk jadi pemicu utamanya.

Blackout (Total Matikan Lampu) 3-4 hari, masih jadi cara yang terbaik untuk atasi masalah ini. Disamping itu Ganti air (WC) 30 sampai 50% bisa sangat membantu. Jika nitrat rendah bisa menambahkan beberapa kalium nitrat untuk mendapatkan tingkat normal (20 ppm). Lepas inject Co2 dan tambahkan aerasi. Setelah 4 hari cabut aerasi dan mulai inject lagi Co2. Pastikan substrat dan filter sudah bersih dan menghasilkan sirkulasi air yang baik untuk seluruh tangki. Kondisi ekstrim bisa diobati dengan Maracyn (anti-biotik), walaupun dapat mempengaruhi filter biologis tapi bisa digunakan untuk pengobatan darurat.


** Air Hijau (Green Water) **
Ini adalah jenis lumut ganggang atau algae yg menjengkelkan, air jadi keruh terkadang berwana kehijauan, kadang-kadang seperti berkabut. Penyebabnya adalah overdosis Amonia, bisa jadi ada lonjakan amonia. Selain itu ketidakseimbangan nutrisi dan tingkat Co2 yang rendah juga bisa jadi pemicu meledaknya lumut ganggang atau algae ini.

Jelas harus melakukan penggantian air atau WC 100%. Perubahan air bersih besar-besaran bisa membantu untuk treatment awal. Bahkan dengan menjaga keseimbangan pemberian nutrisi dan tingkatkan kadar co2 bisa sementara membuat algae ini hilang dengan sendirinya untuk beberapa saat. Langkah ekstrim seperti blackout (Pemadaman lampu total) selama tiga hari dan diikuti dengan perubahan air total akan sangat membantu mematikan lumut ganggang atau algae ini.


** Ganggang Sikat Hitam (Black Brush Algae - BBA) **
Lumut ganggang atau algae jenis ini biasanya tumbuh di tepi daun tanaman yang tumbuh lambat, di kayu rawa (hardscape) dan di peralatan mekanik. Kadang-kadang juga tumbuh di daerah yg dialiri air deras. Tumbuh dalam rumpun (patch) berbentuk rumbai hitam halus dengan ukuran sampai sekitar 0.5cm.

Penyebab utamanya adalah tingkat Co2 yang rendah, sirkulasi air buruk dan cahaya yang overlight, dan suhu yang hangat.

Tingkatkan asupan Co2 dan perbaiki sirkulasi air di sekitar tanaman (Tambah kederasan air). Dengan manual di kikis atau Scrub sebanyak yang bisa kita lakukan. Untuk kondisi ekstrim bisa pelihara ikan Siamese Algae Eater (SAE) yg dikenal gemar makan BBA sehingga dapat digunakan untuk mengontrol algae ini.

Tingkatkan kadar fosfat dengan menambahkan monobasa fosfat kalium. Periksa dan tingkatkan kadar CO2 dan cek filter atau sirkulasi air. Yang menempel dikaca bisa dikerok menggunakan pisau cutter atau gosok dengan pembersih dari magnet yang kuat. Pertahankan durasi lampu 9-10 jam.


** Lumut Ganggang Rambut (Green Hair Algae) **
Lumut ganggang atau algae yang paling umum ditemui berbentuk semacam lumut dan sering dikenal degan nama algae rambut. Umumnya berwarna hijau dan panjangnya bervariasi.Penyebabnya kadar Co2 yang rendah, tingkat nutrisi yang rendah dan amonia yang berlebihan.

Cukup sulit memberantasnya apalagi jika sudah menyebar bisa bikin frustasi. Secara manual bisa mengambilnya dengan sikat gigi denga cara diputar bulu-bulu sikatnya. Untuk pencegahan, cukup Pelihara udang Amano, barbs Rosy dan ikan moly.

Dari beberapa jenis lumut ganggang atau algae di atas kita bisa sama-sama mempelajari, bagaimana cara Cara mengatasi lumut ganggang atau algae dalam akuarium aquascape kita. Jika ada yang salah atau kurang dapat di fahami, mari kita berdiskusi melalui kolom komentar.

Kamis, 11 Februari 2021


Untuk bisa menjaga penampilan dan habitat dalam akuarium aquascape pastinya sangat membutuhkan perawatan. Di artikel kali ini, kami akan berikan penjelasan pengalaman bagaimana Cara Merawat Penampilan Akuarium Aquascape. Kamu bisa simak caranya dibawah ini :

** Ganti Air **
Pergantian air bisa di lakukan dengan cara di siphon menggunakan selang atau alat Cleaner Pump Aquarium sambil membersihkan bagian bawah.

Penggantian air tidak hanya berguna untuk menetralisir kadar air yang membuat tanaman air dan ikan-ikan yang berada dalam akuarium aquascape terlihat sehat, membuat mereka lebih gesit dan, kadang bisa memicu ikan hias bertelur atau kawin. Selain pengenalan air segar yang diturunkan dengan penggantian air, air yang terkontaminasi dihilangkan dan konsentrasi zat yang tidak diinginkan dalam air akuarium aquascape berkurang. Kami merekomendasikan penggantian air mingguan secara teratur dengan penggantian (30%) air bersih.

Akuarium aquascape pun tidak hanya membutuhkan penggantian air bersih, akan tetapi membutuhkan air yang mengandung unsur-unsur mineral cukup. Hal ini karena makhluk hidup di dalamnya membutuhkan unsur tersebut agar dapat tetap sehat dan tumbuh subur.

Apabila menggunakan air sumur, bisa langsung dimasukkan dalam akuarium. Jika menggunakan air PDAM, sebaiknya diendapkan selama satu malam agar kaporit tidak terbawa ke dalam. Kandungan kaporit tidak baik untuk kelangsungan hidup ekosistem dalam aquascape.

Jangan lupa pula, jika air dalam akuarium aquascape berkurang kamu harus menambahkannya kembali.


** Pemupukan Tanaman Air **
Tanaman air akuarium aquascape membutuhkan nutrisi yang beragam, di antaranya Cahaya, Karbon melalui penambahan CO2 , Pupuk Mikro dan Makronutrien.

Langkah awal dari cara merawat penampilan akuarium aquascape adalah memberi pupuk dasar. Pemberian pupuk ini dilakukan sebelum akuarium diisi apapun. Campurkan pupuk kandang atau jenis pupuk NPK dengan substrate. Perbandingannya 4 untuk substrate dan 1 untuk pupuk. Substrate yang paling banyak digunakan biasanya pasir.

Untuk pemenuhan nutrisi secara berkala, gunakan pupuk cair setiap 4 kali sehari. Cara menggunakannya cukup mudah, langsung teteskan pupuk cair dalam akuarium. Dosis penggunaannya berbeda-beda, ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan pupuk cair.

** Perawatan Tanaman **
Ketika banyak tanaman air yang tumbuh cepat (Misalnya Tanaman Batang), pemangkasan yang teratur bisa kamu lakukan agar terlihat rapih dan agar tidak menutupi tanaman yang tumbuh lambat karena kekurangan cahaya. Dari sudut pandang aquascaper, pemangkasan rutin untuk alasan estetika merupakan tugas yang penting, agar tata letak akuarium tetap dalam kondisi yang baik.

** Membersihkan Kaca **
Semakin lama kamu merawat akuarium akuascape, kamu akan melihat kaca akuarium aquascape terlihat buram atau kotor yang akan mengganggu pemandangan yang di sebabkan oleh ganggang atau algae juga kotoran ikan. Dalam hal ini, pembersihan kaca akuarium aquascape secara teratur, baik di dalam maupun di luar, adalah tindakan perawatan yang baik.

Berbagai alat tersedia untuk membersihkan kaca akuarium aquascape. Scrapers , dengan atau tanpa extender , adalah alat yang tepat untuk semua jenis kaca akuarium aquascape. Untuk menghilangkan ganggang bercak keras bisa dikikis dengan silet atau cutter. Sponge atau Seachem Algae Pads ideal untuk biofilm dengan diatom pulen atau penutup ganggang hijau lembut.

Untuk bagian luar akuarium kamu bisa bersihkan dengan cairan pembersih kaca dan tisu.

Penjelasan cara perawatan penampilan akuarium aquascape di atas mudah-mudahan bisa membantu kamu untuk bisa merawat akuarium aquascape. Jika ada yang kurang, kamu bisa bertukar fikiran melalui kolom komentar !!!

Jumat, 08 Januari 2021


Banyak dari para penghobi akuarium aquascape pernah mengalami air pada tank akuarium Aquascape terlihat seperti keruh atau berkabut. Hal seperti ini sebenarnya jangan terlalu di khawatirkan karena, para ahli akuarium Aquascape pun pernah mengalami hal ini.

Di artikel ini admin akan membahas penyebab air pada tank akuarium aquascape terlihat keruh dan solusinya.

Hal yang paling mudah di perhatikan penyebabnya adalah hal yang berkaitan dengan biologis. Kinerja filter yang kurang maksimal ataupun media filter yang kotor akan menyebabkan perubahan warna air yang drastis dan tiba-tiba. Selain itu juga cacat pada filter menyebabkan bakteri tidak tersaring, kotoran dari ikan, makanan ikan, zat tambahan kimiawi dalam air, dan hasil leburan dari hiasan di dalam akuarium.

Untuk hal di atas, kamu bisa melakukan perawatan sistem filtrasi akuarium aquascape kamu dan, untuk penyebab lain kamu bisa simak di bawah ini.

** Bakteri Blooming **
Perkembangan Bakteri yang sangat pesat dan signifikan adalah salah satu dari faktor penyebab air yang tiba-tiba berubah menjadi keruh atau tampak berkabut. Umumnya peristiwa ini terjadi pada tank baru dan mungkin tidak memiliki siklus perputaran air yang baik.

Pada masa awal setelah set-up -atau dikenal dengan istilah siklus Nitrogen, bakteri yang menguntungkan akan berkembang dan bereproduksi . Bakteri menguntungkan ini akan mengubah zat yang berbahaya di dalam tank seperti Amonia yang dihasilkan dari pemberian makanan yang berlebihan untuk ikan menjadi Nitrat. Semakin banyak Amonia dalam air maka semakin banyak pesat bakteri yang berkembang dan semakin besar pula kemungkinan terjadinya air keruh atau seperti berkabut.

**Solusi : Biarkan selama 1-3 hari, umumnya air akan kembali jernih dengan sendirinya. Jika tidak, lakukan pergantian air 30%.

** Hardscape dan Substrat yang Kotor **
Faktor lain yang dapat menyebabkan air keruh adalah adanya residu dari Hardscape atau Substrat yang dipakai. Hal tersebut dikarenakan sebelum dipakai, Hardscape ataupun substrat tersebut tidak dicuci dahulu. Namun hal ini tidak berlaku untuk Soil. Soil tidak dianjurkan untuk dicuci sebelum dipakai karena dapat menghilangkan nutrisinya.

**Solusi : Bersihkan Hardscape dan substrat dengan menggunakan sikat dan sifon sampai bersih.

** Tanaman Aquascape Mati atau Membusuk **
Tanaman aquascape yang mati atau membusuk jangan di biarkan terlalu lama dalam akuarium aquascape karena, bukan hanya membuat air cepat keruh hasil leburannya pun akan merangsang algae atau lumut untuk tumbuh terutama pada dinding kaca aquarium aquascape.

**Solusi : Keluarkan tanaman aquascape yang mati atau membusuk dari akuarium aquascape, jangan sampai tersisa.

** Kaca Akuarium Aquascape Kotor **
Bagian dalam kaca akuarium aquascape yang kotor juga bisa menjadi salah satu penyebab akuarium akuascape terlihat keruh atau berkabut. Hal seperti ini terjadi karena banyaknya leburan hasil amonia dan kotoran lain dalam akuarium aquascape yang menempel pada dinding kaca.

**Solusi : Bersihkan menggunakan pembersih kaca akuarium magnet atau dengan spon halus. Apabila kotoran terlihat berkerak bersihkan menggunakan spon kasar.
Beberapa penyebab air aquarium aquascape keruh atau seperti berkabut di atas mudah-mudahan bisa membantu kamu untuk merawat aquarium akuascape. Jika kamu mempunyai pengalaman lain, mari kita berdiskusi melalui kolom komentar di bawah !!!

Selasa, 29 Desember 2020


Buat kamu yang suka belanja ataupun melakukan pembayaran via online, melalui aplikasi ini setiap pembayaran yang kamu lakukan akan selalu mendapatkan cashback dan bonus. Bukan hanya itu saja, kamu juga akan mendapatkan promo-promo diskon produk lainnya dari aplikasi ini.

Aplikasi ini adalah Aplikasi Layanan Keuangan Digital dengan fitur yang sangat lengkap dengan keunggulan Lebih dari 1000 Lebih Layanan Pembayaran dan, Fasilitas Transfer ke Seluruh Bank di Indonesia Tanpa Perlu Memiliki Rekening. Aplikasi inipun mempunyai fasilitas Auto Bayar atau Pembayaran Otomatis, yang akan mempermudah kamu untuk melakukan pembayaran apapun, apa lagi jika kamu lupa waktu untuk membayar.

Aplikasi layanan keuangan digital ini merupakan salah satu layanan dari PT. Bimasakti Multi Sinergi yang telah tersertifikasi ISO 27001 - Information Security Management, yang menjamin kerahasiaan Informasi penggunanya dari penyalahgunaan informasi oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan dan, telah dipercaya lebih dari 1.6 juta keluarga yang tersebar diseluruh kota di indonesia. Berdiri sejak tahun 2015 dan, telah memiliki 300 lebih layanan dan fitur yang membantu masyarakat dalam hal pembayaran digital.

Untuk menggunakan aplikasi ini Gratis dan tanpa kartu kredit ataupun rekening, cukup menggunakan nomor hp dan melakukan aktivasi. Pembayaran yang bisa di lakukan melalui aplikasi layanan keuangan ini seperti Belanja Online, Top Up Emoney, Top Up E-Toll Mandiri, Top Up Shopeepay, Top Up Gopay, Top Up Ovo, Top Up Dana, Pulsa Elektrik, Paket Internet, Voucher Google Play, Voucher Game, BPJS, Listrik PLN, PDAM, Indiehome, Tiket Perjalanan dan masih banyak lagi.

Selain bisa mendapatkan Cashback dan Bonus hasil dari transaksi, aplikasi layanan keuangan digital inipun bisa di manfaatkan untuk di jadikan usaha sampingan loket pembayaran atau konter di rumah dengan hanya menambahkan printer untuk mencetak hasil pembayaran atau kamu bisa membantu orang lain untuk membayar tagihan pembayaran mereka.

Untuk soal kenyamanan, layanan keuangan digital ini menyiapkan customer service yang siap di hubungi melalui Live Chat atau kontak yang tertera di aplikasi jika terdapat kendala atau masalah saat melakukan transaksi.

Jika kamu yang ingin mendapatkan untung banyak dari setiap transaksi pembayaran kamu bisa manfaatkan aplikasi layanan keuangan digital ini sekarang.


Lihat Aplikasi untuk detail lengkap, Install/Pasang, Aktivasi lalu kamu gunakan untuk dapat manfaatnya segera !!!