:::: MENU ::::

Kamis, 24 Oktober 2019

Siapapun yang membagikan konten gambar dan video di jejaring sosial merupakan bagian yang sangat penting dari percakapan yang berlangsung di platform setiap hari. Sekarang ini banyak Program dibuat untuk memudahkan siapapun memonetisasi dan mendapatkan endorse dari konten gambar dan video untuk mendapatkan bayaran, yang siap dipakai oleh pengiklan untuk menyelaraskan dengan konten yang aman untuk merek. Namun, tidak semua konten gambar dan video itu aman di monetisasi untuk mendapatkan bayaran. Panduan yang dijelaskan singkat di bawah ini mudah-mudahan dapat membantu siapapun memahami konten gambar dan video apa yang mungkin tidak layak di monetisasi untuk mendapatkan bayaran.

*) Konten Seksual Dewasa - Konten yang titik fokusnya dianggap untuk orang dewasa atau provokatif, mendorong tindakan seksual, atau memuat ketelanjangan, tidak layak untuk monetisasi atau mendapatkan bayaran. Ini termasuk gambar dewasa grafis, kegiatan atau diskusi eksplisit tentang konten dewasa.

*) Konten Kebencian, yang Bersifat Menghina, dan Sensitif - Konten yang sifatnya mungkin dianggap provokatif atau menghasut, tidak layak untuk monetisasi. Konten yang melecehkan, mempermalukan, atau menghina individu atau sekelompok orang berdasarkan ras, suku bangsa, negara asal, orientasi seksual, identitas gender, afiliasi agama, usia, disabilitas, keadaan medis/genetis, status sebagai veteran, status sebagai pengungsi, atau status sebagai imigran, tidak layak untuk monetisasi atau mendapatkan bayaran. Konten [ **Termasuk Penggambaran atau Diskusi ] yang berfokus pada peristiwa sensitif seperti bencana alam, menyebutkan kematian [ **Termasuk Kematian yang Menggemparkan ], huru-hara politik, atau serangan teroris tidak memenuhi syarat untuk monetisasi atau mendapatkan bayaran. Panduan di atas juga berlaku untuk konten dalam konteks yang masuk dalam standar berita, termasuk yang berkaitan dengan peristiwa sensitif dan tragedi di dunia yang sedang atau baru saja terjadi.

*) Produk dan Layanan yang Terbatas dan Ilegal -
Konten yang berfokus pada produk dan layanan ilegal atau terbatas, seperti obat-obatan rekreasional, tembakau, alkohol, dan senjata, tidak layak untuk monetisasi. Ini dapat termasuk diskusi dalam konteks yang layak dijadikan berita dan penggambaran dengan tidak sengaja produk terbatas dan ilegal yang disebut di atas.

*) Konten Kekerasan dan Gambar -
Konten yang sifatnya dianggap mengerikan, berdarah-darah, sangat mengejutkan atau mengandung kekerasan, tidak layak untuk monetisasi. Ini termasuk diskusi/gambar dalam konteks yang layak dijadikan berita dan penggambaran dengan tidak sengaja kekerasan dan/atau kematian.

Panduan mengenai Konten Gambar yang Menyinggung dan Mengandung Kekerasan di atas harus dipertimbangkan saat memonetisasi semua konten termasuk, namun tidak terbatas pada, kategori berikut :

*) Kekerasan fantasi dan fiktif,
*) Perilaku menjengkelkan/kasar, termasuk intoksikasi yang terlihat,
*) Gambar edukatif dan ilmiah,
*) Game video yang mengandung kekerasan [ Umumnya game video berperingkat M dan di atasnya tidak layak untuk monetisasi ].
*) Binatang, termasuk konten yang memperlihatkan atau membicarakan tentang penyiksaan binatang atau pencederaan binatang oleh manusia,
*) Bahasa yang Menyinggung atau Tidak Senonoh - Bahasa yang tidak senonoh, termasuk yang disensor secara berlebihan, atau bahasa yang ditujukan untuk menghina orang lain tidak layak untuk monetisasi.
*) Kebijakan Hak Cipta dan Merek Dagang - Konten yang mungkin melanggar hak milik intelektual orang lain, atau yang menjanjikan penjualan barang palsu, tidak layak untuk monetisasi.
*) Spam dan Konten yang Menipu dan Berbahaya - Spam dan konten lain yang ditujukan untuk menipu atau memperdaya, tidak layak untuk monetisasi.

Panduan kelayakan konten yang sudah di jelaskan di atas mudah-mudahan dapat membantu kamu mendapatkan penghasilan yang maksimal dari platform monetisasi yang sedang kamu ikuti untuk mendapatkan bayaran dan dapat sebijak mungkin memanfaatkan media internet !!! 
Loading...

0 komentar:

Posting Komentar